Iklan Adsterra

Toharoh (Bersuci)


Toharoh (bersuci)

agama islam adalah agama yang sangat memperhatikan dalam urusan kebersihan dan kesucian. bersih belum tentu suci dan suci juga belum tentu bersih. jika bingung ijinkan saya untuk menjelaskan
bersih adalah standarisasi dari manusia, sedangkan tolok ukur kesucian bersumber dari pada syari'at.

yang akan dipaparkan dalam artikel ini adalah soal bersuci dalam islam.  baik itu kesucian badah atau tubuh, kesucian tempat, maupun kesucian dalam berpakaian.
suci dalam islam berarti terbebas dari kotoran maupun hadats. hadats itu sendiri terbagi dalam dua macam. yaitu hadats besar dan hadats kecil.

hadats dapat diartikan sebagai sebagai suatu kondisi yang menjadi penyebab seorang muslim terhalang untuk melaksanakan ibadah. seperti sholat, puasa, membaca Al quran dan lain lain.

oleh karena itu orang yang berhadats diwajibkan untuk bersuci agar dapat melaksanakan ibadah. ada beberapa cara dalam bersuci dalam islam. diantarnya adalah mandi, wudhu, dan tayamum (pengganti mandi dan wudhu)

MANDI
mandi dalam islam terbagi menjadi beberapa macam. ada mandi junub, mandi nifas, mandi haid, mandi istihadhah
mandi junub disebabkan karena keluarnya air mani atau sperma, karena aktivitas seksual (meskipun hanya bersentuhan antara kemaluan, meskipun tidak ada penetrasi). baik disengaja maupun tidak. mandi nifas adalah mandi yang disebabkan karena melahirkan. mandi haid adalah mandi yang disebabkan karena menstruasi. dan mandi istihadhah adalah mandi yang disebabkan keluarnya darah dari kemaluan wanita diluar umumnya datang bulang
WUDHU
wudhu adalah suatu syariat hanya ada pada ummat nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa salam. wudhu merupakan syarat sah dalam sholat
TAYAMUM
tayamum adalah pengganti dari macam macam mandi dan wudhu dalam islam. tayamum bisa menggunakan debu yang diusapkan ke telapak tangan dan diusapkan kewajah. namun perlu diingat bahwa tayamum tidak akan sah jika terdapat air. maksudnya selama masih ada air, maka tidak diperkenankan untuk tayamum. akan tetapi dalam keadaan tertentu tayamum tetap sah meskipun ada air bersih. misalnya ketika ada orang yang sedang sakit, yang apa bila terkena air maka sakitnya akan menjadi semakin parah, maka tayamumnya tetap sah

[DALAM PENGAJUAN]

Toharoh (bersuci)

agama islam adalah agama yang sangat memperhatikan dalam urusan kebersihan dan kesucian. bersih belum tentu suci dan suci juga belum tentu bersih. jika bingung ijinkan saya untuk menjelaskan
bersih adalah standarisasi dari manusia, sedangkan tolok ukur kesucian bersumber dari pada syari'at.

yang akan dipaparkan dalam artikel ini adalah soal bersuci dalam islam.  baik itu kesucian badah atau tubuh, kesucian tempat, maupun kesucian dalam berpakaian.
suci dalam islam berarti terbebas dari kotoran maupun hadats. hadats itu sendiri terbagi dalam dua macam. yaitu hadats besar dan hadats kecil.

hadats dapat diartikan sebagai sebagai suatu kondisi yang menjadi penyebab seorang muslim terhalang untuk melaksanakan ibadah. seperti sholat, puasa, membaca Al quran dan lain lain.

oleh karena itu orang yang berhadats diwajibkan untuk bersuci agar dapat melaksanakan ibadah. ada beberapa cara dalam bersuci dalam islam. diantarnya adalah mandi, wudhu, dan tayamum (pengganti mandi dan wudhu)

MANDI
mandi dalam islam terbagi menjadi beberapa macam. ada mandi junub, mandi nifas, mandi haid, mandi istihadhah
mandi junub disebabkan karena keluarnya air mani atau sperma, karena aktivitas seksual (meskipun hanya bersentuhan antara kemaluan, meskipun tidak ada penetrasi). baik disengaja maupun tidak. mandi nifas adalah mandi yang disebabkan karena melahirkan. mandi haid adalah mandi yang disebabkan karena menstruasi. dan mandi istihadhah adalah mandi yang disebabkan keluarnya darah dari kemaluan wanita diluar umumnya datang bulang
WUDHU
wudhu adalah suatu syariat hanya ada pada ummat nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa salam. wudhu merupakan syarat sah dalam sholat
TAYAMUM
tayamum adalah pengganti dari macam macam mandi dan wudhu dalam islam. tayamum bisa menggunakan debu yang diusapkan ke telapak tangan dan diusapkan kewajah. namun perlu diingat bahwa tayamum tidak akan sah jika terdapat air. maksudnya selama masih ada air, maka tidak diperkenankan untuk tayamum. akan tetapi dalam keadaan tertentu tayamum tetap sah meskipun ada air bersih. misalnya ketika ada orang yang sedang sakit, yang apa bila terkena air maka sakitnya akan menjadi semakin parah, maka tayamumnya tetap sah

[DALAM PENGAJUAN]

Iklan Adsterra

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel